Kesepakatan Bersama Perpusnas dan Gubernur DKI Jakarta

Merdeka Selatan—Gubernur DKI Jakarta H. Fauzi Bowo, Plt Kepala Perpusnas Hj. Lilik Soelistyowati dan Kepala Arsip Nasional M. Asikin menandatangani kesepakatan bersama tentang perpustakaan dan kearsipan, Selasa (15/6) di Ruang Rapim Utama Balaikota Pemprov DKI Jakarta. Acara yang dihadiri jajaran pimpinan dari ketiga belah pihak itu dihadiri juga seluruh walikota di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Penyerahan Hadiah Pemenang Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2009

JAKARTA - Perpustakaan Nasional RI memberi penghargaan kepada Pustakawan berprestasi terbaik Tingkat Nasional. Penganugerahan pemenang dilakukan di Hotel Acacia, Jl. Kramat Raya No. 81 Jakarta Pusat pada 17 Agustus 2009. "Ajang penghargaan tahunan ini diadakan sebagai salah satu wujud pembinaan yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional RI terhadap profesi pustakawan di Indonesia", ungkap Kartini, Ketua Panitia Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2009. Kartini menambahkan, peran pustakawan menjadi aspek penting dalam optimalisasi pelayanan perpustakaan.

Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional 2010

JAKARTA - Sesuai keputusan Dewan Juri Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010 berdasarkan pedoman dan kriteria pemilihan yang telah ditetapkan, terpilih Eka Melfrina Suminarsih, dari DKI Jakarta, Terbaik I dengan todal nilai 284,57. Terbaik II diraih oleh Rosa Gitaria, dari Sumatera Selatan, dengan total nilai 277,68. Budi Handari, dari Jawa Tengah mendapat nilai total 265,71 berhak meraih predikat Terbaik III. Murniaty, mendapat predikat Harapan I, dari Sumatera Utara setelah berhasil mengumpulkan nilai 263,13. Komarudin, asal Jawa Timur, mendapat nilai sejumlah 262,32 menjadi Harapan II. Terakhir atau Harapan III, diduduki oleh Zulfitri dari Sumatera Barat dengna nilai 261,52.

Pustakawan Makin Eksis, Pacu Profesionalisme

Jakarta—Sebagai sumber daya yang memegang peranan penting dalam penyelenggaraan perpustakaan, pustakawan haruslah bersikap profesional. Perpustakaan tidak akan berkembang dengan baik tanpa dukungan tenaga pustakawan. Dengan kondisi perpustakaan—baik kuantitatif maupun kualitatif—kondisi pustakawan yang hingga saat ini masih terbatas, maka perkembangan perpustakaan pun tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Sosialisasi Bersama Sastrawan

SALEMBA—SASTRAWAN terkemuka Indonesia H. Taufiq Ismail, Rabu (3/2) kembali hadir di Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) dalam rangka sosialisasi Perpustakaan Nasional Bersama Sastrawan. Sastrawan Taufiq Ismail ditemani Asma Nadia penulis yang sedang naik daun dengan karyanya Emak Pengen Naik Haji, Tere penyanyi yang juga anggota Komisi X DPRRI, dan Lucya Damayanti dari Perpusnas, sedangkan acara yang digelar di gedung teater Perpusnas Salemba Jakarta itu cukup interaktif dengan dipandu Rahma Hayuningdyah dari televisi Trans7.